RANGKUMAN BUKU ILMU PENGETAHUAN POPULER

 

Judul Buku             :  Merawat Cattleya

Pengarang        :  Dra.Dyah Widiastoety Darmono, M.S.

Penerbit          :  Penebar Swadya

Jumlah Halaman :  63 Halaman

 

DAFTAR ISI

PRAKATA……………………………………………..V

  1. MENGENAL CATTLEYA………………………… 1
  2. Mengapa Dinamakan Cattleya………………….. 1
  3. Mengenal Karakteristik Cattleya………………. 4
  4. RAGAM JENIS CATLLEYA………………………. 11
  5. Catllleya Spesies……………………………… 11
  6. Catlleya Hibrida………………………………. 19
  7. MEMILIH TANAMAN CATTLEYA………………… 27
  8. Memilih Bibit Dalam Botol……………………… 28
  9. Memilih Bibit Communty pot (Compot)………….. 28
  10. Memilih Bibit dalam Bentuk Individu……………  29
  11. Memilih Tanaman Remaja………………………. 30
  12. Memilih Tanaman Berbunga……………………. 31
  13. MERAWAT CATTLEYA…………………………… 33
  14. Memperhatikan Kebutuhan Cahaya Matahari…… 33
  15. Memahami Suhu Ideal…………………………. 34
  16. Mengatur Kelembapan…………………………. 34
  17. Memilih Media Tumbuh………………………… 35
  18. Melakukan Pemupukan…………………………. 37
  19. Melakukan Penyiraman………………………… 38
  20. Melakukan Repotting Pada Saat yang Tepat…… 39
  21. HAMA DAN PENYAKIT…………………………… 45
  22. Mencegah dan Mengatasi Hama…………………. 45
  23. Mengendalikan Penyakit…………………………. 48
  24. MENCEGAH KERONTOKAN BUNGA CATTLEYA…….. 54
  25. Faktor Alamiah…………………………………. 54
  26. Faktor Genetik…………………………………. 54
  27. Faktor Iklim……………………………………. 55
  28. Faktor Hama dan Penyakit……………………… 57
  29. Faktor Pemupukan………………………………. 59

DAFTAR PUSTAKA………………………………………. 61

RANGKUMAN

BAB 6 MENCEGAH KERONTOKAN BUNGA CATTLEYA…..   54

  1. Faktor Alamiah…………………………………. 54
  2. Faktor Genetik…………………………………. 54
  3. Faktor Iklim……………………………………. 55
  4. Faktor Hama dan Penyakit……………………… 57
  5. Faktor Pemupukan………………………………. 59

 

 

RANGKUMAN :

MENCEGAH  KERONTOKAN CATTLEYA

Kerontokan cattleya disebabkan oleh beberapa faktor yaitu:

  1. Faktor alamiah

Rontoknya bunga tidak dipermasalahkan bila terjadi karena faktor alamiah, apabila telah tiba saatnya karena pengaruh waktu, maka lapisan sel tersebut akan semakin menipis dan mengering sehingga bunga akan rontok dengan sendirinya.

  1. Faktor genetik

Bunga ceat layu karena faktor genetik dapat diperbaiki dengan persilangan.

  1. Faktor iklim, terdiri dari :
  • Hujan

Hujan terus menerus menyebabakan aerasi dan draenasi udara terganggu.akibatnya proses fisiologi terhambat sehingga bunga akan mudah rontok

  • Suhu

Musim kemarau atau suhu udara sanga tinggi yang berkepanjangan menyebabkan anggrek terganggu proses fisiologinya. Akibatnya, bunga menjadi layu, berkerut dan akhirnya rontok.

Agar bunga cattleya tidak cepat layu dan cepat rontok disekitar tempat penanaman disemprot air untuk meningkatkan kelembapan dan menurunkan suhu.

  • Angin

Angin yang bertiup sangat kencang secara berkepanjangan maka akan dapat merobohkan tanaman dan mematahkan tangkai bunga, sebaiknya di sekeliling penanaman  di beri pelindung atau penahan angin seperti, paranet, papan kayu, dll.

 

  1. Faktor hama dan penyakit

Bentuk serangan hma pada cattleya biasanya dengan memekan bagian-bagian tanaman  seperti daun, bunga, dll. Akibat serangan hama tersebut helaian daun atau bunga menjadi robek.penyakit pada cattleya adalah penyakit yang disebabkan oleh jasad renik atau potagen seperti cendawan, bakteri, dan virus yang mengisap cairan dalm jaringan tanaman. Upaya untuk memperpanjang daya tahan bunga adalah dengan melakukan pencegahan daripada pengobatan.

  1. Faktor pemupukan

Kuantitas dan kualitas tanaman sangat ditentukan oleh masa prapanen  oleh karena itu pemupukan mutlak diperlukan dalm pemeliharaan cattleya tergantung pada umur tanaman, jenis tanaman , saat pemupukan, frekuensi pemupukan, dan dosis pupuk.

Pada fase pertumbuhan, tanaman ini membutuhkan unsur makro (C, H, O, N, S, P, K, Ca, Mg) dan unsur mikro (Fe, Cl, Zn, Mn, Cn, B). Oleh karena itu dalam melakukan pemupukan diperlukan pupuk majemuk yaitu yang mengandung unsur makro dan mikro. Sebaiknya tidak hanya menggunakn pupuk majemuk saja, tetapi manggunakn lebih dari 2 jenis pupuk majemuk agar saling melengkapi.

JADUL

Hasil karya puisi zaman SMP kelas VII, lucu juga kalo di post bahasanya sangar, sesuai otakku yg  pas-pasan waktu itu. haha🙂

Puisi:

ILMU

 

Karya : adik junaidatul .i.

Ilmu . . .

Semua orang memerlukanmu

Untuk mendapatkanmu . . .

Ku belajar setiap waktu

Ku camkan kau dalam otakku

Buku adalah sumbermu . . .

Bagaikan makanan . . . . . . .

yang kusantap tiap waktu

Guru adalah penerangmu

Bagaikan lampu . . .

Yang menerangi hari-hariku

Otak adalah tempatku menyimpanmu

Bagaikan flashdisk . . .

Yang selalu setia menyimpan memoryku

Kaulah sumberku . . .

Kaulah penerang hatiku

Kaulah segalanya bagiku . . .

Tanpamu ilmu  . . .

Aku tak brguna …

Dibumi pertiwi ini

Di dunuia ini . . .

Di dunia yang suci akan ilmu . .

BASA-BASI

Hey guys, iseng-iseng pingin nulis Lagi..Sudah lama nggak pernah ngeblog rasanya pengin eksis ngeblog.
sekian lama utek-utek nih blog karena lupa sama e-mailnya+passwordnya juga, akhirnya nemu juga.
Tapi saking lamanya nggak nulis, bingung juga mau nulis apaan.
jiiaahh.. Gini aja ini aku punya saran buat kalian yang ingin sukses tapi lagi butuh2nya motivasi karena lagi terpuruk atau apalah baca buku ini,ini aku kasih resensinya. Bukan maksudnya promo bukunya orang tapi saran aja coz isinya bagus

RESENSI BUKU Continue reading

Cafe Pink

       Boleh jadi Cafe Pink adalah tempat yang paling di favoritkan seluruh siswa-siswi SpenIVda pada saat istirahat, bagaimana tidak, tempatnya yang menurut kami sangat nyaman dan menyenangkan ini cocok untuk para siswa menikmati jajanan , bersenda gurau maupun untuk mengerjakan tugas ataupun diskusi.

         Biasanya kami (aku, zum-zum, minung, hilda, alda, nabila, aida,zizi, dan indrawati) kebagian nongkrong disini kalok istirahatnya di tunda, kalau tidak? Ya wassalam. Tempat ini sangat amat kita favoritkan karena tempatnya bersih, nyaman, dan bisa membuat  segalanya menjadi lebih WOW.

cafe

Aula SpenIVda

Akhirnya impian lama  Bapak Muflich Hasyim,Mpd terwujud!

Impian Pak Muflich untuk memiliki aula di sekolah SPENIVDA memang seakan tak bisa terwujud, namun setelah hampir lama beliau menjadi kepala sekolah di SPENIVDA akhirnya mimpi beliaupun terwujud untuk memiliki aula.

Aula SPENIVDA dibangun di samping masjid “Al- Hasyim ” (diambil nama belakang Bpk. Muflich Hasyim). Mustahil memang bagi seorang kepala sekolah untuk menjadikan SPENIVDA sebagai Sekolah yang luar biasa nyaman dan indah seperti sekarang. Karena dhulu SPENIVDA adalah sekolah yang sangat kumuh . Namun semenjak Bapak Muflich datang dan menjadi kepala sekolah mempunyai mimpi yang luar biasa: diantaranya merombak SPENIVDA menjadi sekolah yang indah, nyaman dan asri.

images

       Alhasil, spenIVda sekarang bukan yang dulu lagi . Sekarang spenIVda sudah mempunyai aula yang temasuk juga terbesar di Sidoarjo lohh!! Hebat ya?? Apalagi aulanya sekarang digunakan untuk tempat rapat,dan MGMP guru-guru di Sidoarjo.

TABUNG DAN KERUCUT

Unsur-Unsur Tabung dan Kerucut

Pembahasan sisi bangun ruang kali ini hanya ditujukan pada sisi bangun sebagai sekat yang membatasi antara bagian dalam dan bagian luar bangun ruang itu.

Perhatikan Gambar. Gambar itu menunjukkan sebuah tabung yang terbentuk dari sebuah segi empat ABCD yang diputar terhadap sumbu AD sejauh 3600, atau satu putaran penuh.

  1. Ada dua sisi, yaitu sisi alas dan sisi atas yang sama bentuk dan ukuran serta sejajar, masing-masing berbentuk lingkaran yang berpusat di A dan D.
  2. Jarak alas dan tutup disebut tinggi tabung. Tinggi tabung dinotasikan dengan t.
  3. Jari-jari lingkaran dari alas dan tutup adalah AB, sedangkan diameter nya BB’ =2AB. Jari-jari tabung dinotasikan dengan r, sedangkan diameter tabung dinotasikan dengan d.
  4. Selimut tabung merupakan bidang lengkung.

Dengan cara yang sama, dari sebuah ∆ ABC pada Gambar dapat dibuat sebuah kerucut dengan cara memutar segitiga siku-siku ABC terhadap sumbu AC sejauh 3600 seperti tampak pada Gambar .

Unsur-unsur kerucut adalah sebagai berikut.

  1. Sisi alas berbentuk lingkaran berpusat di titik A.
  2. AC disebut tinggi kerucut.
  3. Jari-jari lingkaran alas, yaitu AB dan diameternya BB’ = 2AB.
  4. Sisi miring BC disebut apotema atau garis pelukis.
  5. Selimut kerucut berupa bidang lengkung.

Dari uraian di atas, diperoleh bangun-bangun yang memiliki bidang lengkung dan bidang datar. Bidang lengkung dari bangun-bangun tersebut berupa selimut dan bidang datarnya berupa lingkaran.

LUAS DAN VOLUME BANGUN RUANG SISI LENGKUNG

1. TABUNG
1.1. Pengertian Tabung
Tabung adalah bangun ruang yang dibatasi oleh dua sisi yang kongruen dan sejajar yang berbentuk lingkaran serta sebuah sisi lengkung.

1.2. Unsur-unsur Tabung
Tabung memiliki 2 rusuk dan 3 sisi.
1.3. Luas dan volume tabung
•Luas permukaan tabung atau luas tabung:
L = luas sisi alas + luas sisi tutup + luas selimut
tabung
= π r2 + π r2 + 2 π r t

= 2 π r2 + 2 π r t

= 2 π r (r + t)
•Luas tabung tanpa tutup :
Ltanpa tutup = luas sisi alas + luas selimut

= π r2 + 2 π r t

•Volume tabung :
V = luas alas x tinggi
= π r2 x t
= π r2 t

2. KERUCUT
2.1. Pengertian Kerucut
Kerucut adalah bangun ruang yang dibatasi oleh sebuah sisi alas berbentuk lingkaran dan sebuah sisi lengkung.

2.2. Unsur-unsur Kerucut
Kerucut memiliki 1 titik sudut, 1 rusuk dan 2 sisi .
2.3. Luas dan volume kerucut
• Luas permukaan kerucut atau luas kerucut :
L = luas sisi alas + luas selimut kerucut
= π r2 + π r s

= π r (r + s)
•Volume kerucut :
V = 1/3 x luas alas x tinggi

= 1/3 x π r2 x t

= 1/3 π r2t

Jaring-Jaring dan Luas Tabung

Gambar dibawah menunjukkan sebuah tabung dengan panjang jari-jari alas dan tutupnya r dan tinggi t. Untuk mengetahui bentuk jaring-jaring suatu tabung, lakukan kegiartan berikut!

  1. Ambil kaleng susu atau benda-benda lain yang berbentuk tabung (ukurannya jangan terlalu besar).
  2. Jiplaklah bentuk tutupnya pada selembar kertas.
  3. Tandai kaleng tersebut untuk posisi tertentu. Kemudian gelindingkan kaleng tersebut sampai kembali ke tanda yang diberikan sebelumnya.
  4. Buatlah persegi panjang yang terbentuk dari kaleng dengan panjang adalah lintasan dari A ke- B. yaitu keliling bidang alas dan lebarnya setinggi kaleng tcrsebut.
  5. Jiplaklah bentuk alas kaleng tersebut tepat di bawah persegi panjang.

Jika gambarmu benar, akan diperoleh bentuk .jaring-jaring seperti Gambar dibawah.

Jaring-jaring tersebut terdiri atas

  1. selimut tabung yang berupa persegi panjang dengan panjang = keliling alas tabung = 2πr dan lebar = tinggi tabung = t:
  2. dua buah lingkaran berjari-jari r. Dengan demikian, luas selimut tabung dapat ditentukan dengan cara berikut.

Luas selimut tabung = keliling alas x tinggi tabung
= 2πr x tinggi tabung
= 2πrt

Setelah memperoleh luas selimut tabung, dapat ditentukan pula luas permukaan tabung.

Luas permukaan tabung = luas lingkaran alas + selimut tabung + luas lingkaran tutup
= πr2+πrt + r2
= 2πr2 +2πrt
= 2πr(r+t)

Dapatkah kalian menentukan rumus luas tabung tanpa tutup Untuk setiap tabung dengan tinggi tabung t dan jari-jari alas tabung r berlaku rumus berikut.
Luas selimut tabung = 2πrt
Luas permukaan tabung = 2 πr(r + t)
Contoh:
Sebuah tabung mempunyai tinggi 13 cm dan jari-jari alasnya 7 cm. Tentukan luas permukaan tabung.

Jawab :
Tinggi tabung = 13 cm dan jari-jari alas = 7 cm.
Luas permukaan tabung = 2πr(r + t)
= 2 x 22/7 x 7 x (7 + 13)
= 44 x 20
= 880

Jadi luas permukaan tabung adalah 880 cm2

Jaring-Jaring dan Luas Kerucut

Gambar diatas menunjukkan sebuah kerucut dengan puncak P, tingginya t, jari-jari lingkaran alas r, dan garis pelukis kerucut s. Jaring-jaring kerucut dapat digambarkan dengan cara berikut.

  1. Buatlah juring lingkaran dengan sudut 1200 pada suatu kertas, kemudian potong juring tersebut.
  2. Buatlah suatu kerucut dengan menghubungkan garis pelukis PQ ke PQ’.
  3. Jiplaklah lingkaran alas kerucut yang terbentuk pada suatu kertas.
  4. Buka kembali kerucut dan jiplakkan tepat di atas lingkaran alas.

Jika gambarmu benar, akan diperoleh suatu jaring-jaring kerucut berikut.

  1. lingkaran alas dengan pusat O dan jari-jari r;
  2. selimut kerucut yang berupa juring lingkaran PQQ’ dengan jari-jari adalah garis pelukis selimut s dan panjang busur = 2πr.

Untuk mendapatkan luas juring PQQ’, perhatikan uraian berikut. Jari-jari juring PQQ’ = t. Lingkaran dengan jari-jari r mempunyai keliling = 2πs dan luas = πs2 sehingga diperoleh:

Jadi, luas selimut kerucut = luas juring PQQ’ = πrs

Telah diketahui bahwa jaring-jaring kerucut terdiri atas selimut kerucut dan lingkaran alas sehingga luas sisi kerucut dapat dirumuskan sebagai berikut.

Luas sisi kerucut = luas selimut kerucut + luas lingkaran alas
= πrs + πr2
= πr(s + r)

Untuk setiap kerucut dengan panjang garis pelukiss dan jari-jari alas kerucut r berlaku rumus berikut.
Luas selimut kerucut = πrs
Luas sisi kerucut = πr (r + s)

Contoh:
Sebuah kerucut mempunyai panjang jari-jari alasnya 6 cm dan tingginya 8 cm. Hitunglah luas sisi kerucut tersebut ( π = 3,14).

Jawab :
Jari-jari alas = r = 6cm
Tinggi kerucut = t = 8 cm
s2 = r2 + t2
s2 = 62+ 82 = 36 + 64 = 100
s =√100 = 10
Luas sisi kerucut = πr(r + s)
= 3,14 x 6 x (6 + 10) = 3,14 x 6 x l6 = 301,44

Jadi. luas sisi kerucut adalah 301,44 cm2

Volume Kerucut

Gambar tersebut (a) menunjukkan bangun limas segi banyak beraturan, yaitu limas yang alasnya berbentuk segi banyak dan beraturan. Sebuah kerucut dapat dipandang sebagai limas segi banyak beraturan yang rusuk alasnya diperbanyak sampai membentuk lingkaran seperti Gambar disamping (b). Volume kerucut sama dengan 1/3 x luas alas x tinggi.

Karena alas kerucut berbentuk lingkaran maka luas alasnya adalah luas lingkaran. Dengan demikian, volume kerucut dapat dirumuskan sebagai berikut.
V =1/3πr2 t
dengan V = Volume kerucut
r = jari-jari lingkaran alas
t = tinggi kerucut

Karena r = 1/2 d (d adalah diameter lingkaran) maka bentuk lain rumus volume kerucut adalah sebagai berikut.

Volume kerucut = 1/12πd2t
Contoh:
Sebuah kerucut mempunyai jari-jari 9 cm dan tinggi 4 cm. Hitunglah volume kerucut tersebut (π = 3,14)l
Jawab: